Saturday, March 13, 2010

Fated To Love You

fated to love you

Chen Xin Yi adalah seorang gadis yang biasa banget. Dalam hal penampilan, otak bahkan nama. Kayaknya sih di Taiwan sana, Xin Yi itu nama yang pasaran banget. Klo manggil nama Xin Yi di jalan, minimal ada 10 orang yang bakal menjawab panggilan itu.
Kelebihan Xin Yi (sekaligus kelemahannya sih menurut saya) adalah di hati-nya yang amat SANGAT baik itu. Dia selalu menaruh kepentingan orang lain di atas kepentingannya sendiri tanpa mengeluh. Saking baiknya, dia diperlakukan seperti sticky note oleh rekan - rekan kerjanya. Tau sticky note kan ya? Itu lho, kertas kecil warna warni yang ada lemnya. Yang biasa kita pake buat nulis dan kemudian kita tempel di meja sebagai reminder. Dan nantinya, saat udah gak berguna, sticky note-nya tinggal dicabut dan dibuang deh. Nah Xin Yi juga kayak gitu. Rekan - rekan kerjanya pada dekatin dia kalo ada maunya aja. Saking sibuknya menolong orang, Xin Yi sampai menomor duakan pacarnya, Gu Chi, yang berakibat cowoknya marah banget ke dia.

Untuk mendekatkan kembali hubungan mereka, Xin Yi mengajak cowoknya untuk liburan bareng dengan kapal pesiar dalam trip 2 hari 1 malam. Dan disinilah, nasib mempertemukannya dengan Ji Cun Xi.

Ji Cun Xi adalah direktur dan pewaris tunggal dari Mo Fa Ling, sebuah perusahaan produk perawatan kulit terbesar di Asia. Berbeda dengan Xin Yi, CUn Xi adalah pribadi yang penuh percaya diri, ambisius, angkuh, sombong, tapi sayang banget sama pacarnya, Anna. In fact, Cun Xi ikutan pesiar di kapal karena dia berencana melamar Anna.

Anna adalah seorang balerina berbakat yang berambisius untuk menari di panggung Lincoln Center, New York. Lebih mementingkan ambisi daripada cinta, Anna memilih pergi ke New York dan membiarkan Cun Xi menunggu di kapal pesiar.

Karena suatu kesalah pahaman konyol, Cun Xi dan Xin Yi malah ber-One Night Stand. Saat mereka tersadar keesokan paginya, Cun Xi ngamuk berat dan mengusir Xin Yi. Tanpa sengaja, Cun Xi malah melihat Xin Yi dipermalukan oleh cowoknya. Karena simpati, Cun Xi pun membela dan membantu Xin Yi "balas dendam".

Awalnya, keduanya berpikir hubungan mereka hanya akan sampai disitu. Tapi takdir berkata lain. Akibat one night stand itu, Xin Yi hamil. Karena merasa bersalah, Xin Yi pergi ke gereja untuk pengakuan dosa. Disitu, dia bertemu Dylan, seorang agen seni kenamaan (walau pun saat itu Xin Yi mengira Dylan adalah pastor). Dylan yang merasa bersimpati pada Xin Yi pun menjadi sahabatnya.

Singkatnya, Cun Xi dan Xin Yi menikah walau pun Cun Xi sama sekali gak rela. Saking gak relanya, sehari setelah menikah, dia memberikan perjanjian percerian pada Xin Yi yang menegaskan bahwa mereka akan bercerai tepat setelah anak mereka lahir.
Dan dimulailah kebersamaan mereka. Cun Xi yang awalnya bersikap dingin dan "kejam" pada Xin Yi, lama - lama tersentuh juga oleh ketulusan dan kehangatan hati cewek itu. Bahkan Cun Xi sampai berpikir untuk membentuk keluarga bersama Xin Yi.

Sebelum pemikiran itu sempat berkembang, Anna kembali. Dan karena suatu peristiwa tragis, Xin Yi keguguran (it's really a tear jerker scene ). Insiden ini membuat Cun Xi dan Xin Yi terpisah, membuat Xin Yi membenci Cun Xi. Namun juga membuat Cun Xi sadar, siapa yang sebenarnya dia cintai. Sayangnya, Cun Xi terlambat mengejar Xin Yi, karena saat itu Xin Yi sudah pergi bersama Dylan ke Shanghai.

Sebenarnya Cun Xi sudah berusaha melacak jejak Xin Yi. Sayang, saking banyaknya orang yang bernama Chen Xin Yi, usahanya tak membawa hasil.

Dan mereka pun terpisahkan selama 2 tahun.

Selama 2 tahun, Xin Yi menggunakan pekerjaannya untuk melupakan masa lalunya.
Sementara Cun Xi tetap bekerja, sambil membawa penyesalan dan kesedihan dari masa lalunya.

Selama 2 tahun, Xin Yi mengubah penampilannya dan berusaha mengubah karakternya sebagai Sticky Note Girl.
Sementara Cun Xi selalu khawatir tiap kali melihat wanita hamil. Karena Xin Yi juga, Cun Xi berubah menjadi pribadi yang lebih perhatian pada orang lain.

Selama 2 tahun, Xin Yi berusaha menghapus nama Ji Cun Xi dari hatinya.
Sementara Cun Xi tak bisa tahan untuk tidak menoleh setiap kali mendengar seseorang menyebut nama Xin Yi. Hanya untuk memastikan, apakah yang dipanggil Xin Yi-nya atau bukan.

Dan takdir pun memutuskan untuk mempertemukan mereka lagi.

Awalnya Cun Xi ingin menghindar. Dia merasa, pertemuannya dengan Xin Yi hanya akan membuat Xin Yi bersedih. Apalagi, di sisinya masih ada Anna, yang selama 2 tahun ini masih dipacarinya karena tanggung jawab dan bukan cinta.

Tapi takdir terus menerus mempertemukan mereka dan menuntut untuk mengurai kembali benang kusut masa lalu.

Duh....saya kok bisa telat sih nemu drama sebagus ini?
Saya suka banget sama drama ini karena "rapi". Setiap detail diperhatikan. Hal-hal kecil di episode awal, yang dipikir gak penting, ternyata punya pengaruh di akhir cerita, contohnya Ipod dan pulpen (untuk ngerti maksud saya, mending nonton langsung deh). Kebanyakan drama (korea, jepang, maupun taiwan) selalu ada "flaws"nya. Hal-hal kecil yang gak dibahas lebih lanjut. Gak ngaruh memang ke jalan cerita, tapi untuk seorang pemerhati detail macam saya, hal kayak gitu jelas mengganggu. Makanya senang banget nemu drama rapi macam Fated to Love You.

Dari segi alur cerita, emang gak ada yang terlalu istimewa ya. Tipe cinderella modern gitu. Pesan moral dari drama ini pun mirip dengan pesan moral Cinderella. Yang juga sama dengan pesan yang disampaikan ayah Xin Yi, yaitu : "Xin Yi, as long as you're willing to work hard, happiness will come knocking at your door".

Yang bikin drama ini punya sedikit nilai plus adalah karakter Xin Yi yang super duper baik itu. Xin Yi sedikit mengingatkan saya pada "my dreamkeeper". Dia juga baik banget, sampai sering dimanfaatkan orang. Klo ngeliat dia, saya sering mikir kok bisa ada orang yang sebaik (ato sebodoh?) ini . Tapi setelah nonton drama ini, saya nyadar bahwa orang seperti itu beneran ada. Bahkan yang lebih baik lagi (ato lebih bodoh) dari dia (seperti Xin Yi) pun ada.

Karakter Cun Xi pun menarik. Berbeda dengan karakter prince charming yang biasanya galant, bijaksana dan dewasa, Cun Xi malah kekanakan, bad temper dan banyak akal . Tapi...ketulusan dan sayangnya pada Xin Yi gak perlu diragukan lagi.
Selain itu, karakter pendukung seperti neneknya Cun Xi, ibu dan kakak-kakaknya Xin Yi pun menarik untuk dilihat. Justru mereka lah yang membuat unsur humor di drama ini jadi komplit.

Soundtracknya juga pas. Adegan - adegan lucu atau lincah diisi lagu 99 Ci Wo Ai Ta. Sementara adegan sedih dihiasi lagu mendayu berjudul Wo De Kuai Le. Bahkan....saat mendengar intro Wo De Kuai Le, teman yang nonton bareng saya langsung menyiapkan tissue

Dari segi pemain-pemainnya, Cen Qiao En sebagai Chen Xin Yi sih gak perlu diragukan lagi aktingnya. Dia salah satu aktris Taiwan favorit saya, dan dialah alasan utama saya tertarik nonton drama ini. Ethan Ruan sebagai Ji Cun Xi pun aktingnya lumayan sebagai pendatang baru. Saya suka kemampuannya dalam berekspresi. Dia bisa bikin raut muka komikal yang bikin adegan-adegannya jadi lucu. Memang sih, kadang - kadang aktingnya terlihat kaku. Untungnya, Qiao En bisa mengimbangi. Chemistry antara mereka berdua pun lumayan lah. Walo masih lebih bagus chemistry Qiao En dan Ming Dao (gak heran Qiao En dan Ming Dao disebut sebagai best couple in screen).

Di Taiwan, Fated To Love You ini ratingnya tinggi banget lho. Salah satu episodenya mencatatkan rekor sebagai tontonan TV dengan rating paling tinggi. Average ratingnya juga oke, memecahkan rekor sebagai drama dengan average rating tertinggi malah. Mengalahkan Prince Turned Into Frog, si pemegang rekor sebelumnya. Bahkan jauh di atas Meteor Garden yang dinobatkan sebagai drama legenda. Autumn's concerto, yang sekarang ini lagi booming di Taiwan dan diperkirakan bisa mengalahkan rating Fated To Love You pun ternyata belum berhasil. Dan karenanya, posisi Fated To Love You tetap tak tergoyahkan.

Tapi dengan fakta ini, saya malah merasa drama ini overrated (Lho????)
Maksud saya, drama ini memang bagus. Tapi gak sebagus ITU. Masih kalah dengan all time drama favorit saya : All About Eve. (Hehehe....kayaknya emang saya bakal susah nih nemu drama yang nyaingin All About Eve).
Tapi temen saya bilang sih, Fated To Love You lebih bagus daripada All About Eve.
So....mending tonton aja sendiri dan putuskan siapa yang benar ^-^

Thursday, March 11, 2010

It Started With A Kiss


ISWAK

SMU Gang Nam adalah smu terfavorit di Taipei. Murid - muridnya dibagi dalam kelas berdasarkan urutan nilai. Mulai dari kelas A yang berisikan murid - murid dengan nilai tertinggi hingga kelas F, tempatnya murid dengan nilai paling jeblok.

Yuan Xiang Qin, dari kelas 3F, adalah tipikal gadis yang ceria, optimis, ceroboh, kekanakan dan mencintai Jiang Zhi Shu setengah hidup dari sejak pertama melihatnya sewaktu upacara penerimaan murid baru. Saking cintanya, Xiang Qin sampai bertekad masuk kelas A biar bisa sekelas dengan Zhi Shu (yang mana gagal bahkan sampai dia naik kelas 3)

Selain sebagai murid terjenius di sekolah mereka (bahkan di seluruh Taiwan) dengan IQ 200, Jiang Zhi Shu adalah cowok ganteng idola sekolah yang kalem, dingin, tanpa ekspresi dan cuek banget. Jangankan mau balas perasaan Xiang Qin, Zhi Shu bahkan gak menyadari keberadaan Xiang Qin.

Hingga suatu hari, Xiang Qin menyatakan perasaannya kepada Zhi Shu melalui surat yang diberikan di depan orang banyak. Dan tanpa basa basi, Zhi Shu langsung menolaknya, membuat Xiang Qin jadi bahan tertawaan satu sekolah.Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kesialan Xiang Qin hari itu belum berakhir. Rumahnya yang baru selesai dibangun rubuh karena gempa. Konyolnya, rumah tetangganya masih pada tegak semua. Rumah dia aja yang rubuh karena cara membangunnya gak beres. Kekonyolan ini membuat tv lokal meliputnya dan beritanya kebetulan ditonton oleh Ah Li, sahabat ayah Xiang Qin sewaktu SMU.

Ah Li pun kemudian menawarkan Xiang Qin dan ayahnya untuk tinggal di rumahnya. Dan betapa kaget sekaligus senangnya Xiang Qin sewaktu tahu bahwa Ah Li ini ternyata ayahnya Zhi Shu. Otomatis, dia bakal serumah dengan Zhi Shu.

Sejak itu, didukung oleh ibunya Zhi Shu yang pengen banget punya anak perempuan kayak Xiang Qin, dimulailah usaha Xiang Qin untuk mengejar dan mendapatkan cinta Zhi Shu. Jelas ini bukan perjuangan yang mudah. Hambatan didapatkan dari Ah Jin, sahabat Xiang Qin yang juga naksir Xiang Qin sejak kelas 1 SMU dan gak menyerah mengejar Xiang Qin walopun udah jelas ditolak Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket. Cewek - cewek lain yang juga naksir dan ngejar Zhi Shu. Dan terutama Zhi Shu sendiri, yang cuek aja dengan usaha Xiang Qin.

Sampai suatu ketika, perusahaan ayah Zhi Shu bermasalah dan beliau terkena serangan jantung. Zhi Shu pun menggantikan ayahnya untuk sementara. Dan demi menyelamatkan perusahaan, terpaksa menerima nasib dijodohkan dengan gadis bernama Hui Lan. Saat tahu apa yang terjadi, Xiang Qin yang patah hati akhirnya menerima Ah Jin, yang telah lama mencintainya, sebagai kekasih. Bahkan, pemuda itu dengan terang-terangan langsung melamar Xiang Qin. Di saat yang sama, kabar tersebut akhirnya terdengar oleh Zhi Shu, yang langsung gelisah dan mulai merasa kehilangan.

Yup...Cerita di film ini emang intinya itu doang. Tentang seorang cewek yang mati - matian ngejar cinta seorang cowok. kedengarannya shallow banget ya? Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
Tapi menarik melihat usaha Xiang Qin yang gak kenal lelah itu. Juga menarik melihat perkembangan chemistry antara Zhi Shu dan Xiang Qin. Zhi Shu yang tadinya cuek abis dengan keberadaan Xiang Qin, perlahan menunjukkan perhatiannya. Hanya dengan satu kalimat dari Xiang Qin, Zhi Shu yang tadinya mau masuk fakultas ekonomi, rela ganti haluan masuk ke fakultas kedokteran. Dia yang selalu dingin dan tanpa ekspresi, di depan Xiang Qin bisa tersenyum, marah bahkan tertawa. Hui Lan (cewek yang ditunangkan dengan Zhi Shu) bahkan berkata hanya di depan Xiang Qin, Zhi Shu tampak manusiawi, suatu fakta yang gak disadari Xiang Qin dan bahkan baru belakangan disadari oleh Zhi Shu.


Sejujurnya, saya gak terlalu suka dengan karakter cewek seperti Xiang Qin yang kekanakan, polos dan (agak) bodoh. Buat saya, karakter seperti inilah yang menyebabkan booming-nya dumb girl syndrome (tau dong ya maksud saya? Dulu itu sempat mewabah banget deh cewek - cewek bergaya manja, kekanakan dan (sok) polos biar kelihatan cute depan cowok. Thanks God, trend itu sudah lewat). Tapi Xiang Qin punya kelebihan pada sifatnya yang selalu berusaha keras mengejar mimpinya (walopun menurut saya mimpinya silly sih Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket). Ketulusan dan keceriaannya juga gak dibuat - buat. Membuat kita tahu bahwa Xiang Qin memang sepolos itu dan sebodoh itu (^-^). Gak dibuat - buat seperti cewek - cewek korban dumb girl syndrome itu (hehehe....kok kayaknya saya sewot banget ya?). Dan artinya, salut mesti diberikan pada Ariel Lin yang udah sukses membawakan karakter Yuan Xiang Qin.

Joe Cheng juga cocok berperan sebagai Jiang Zhi Shu. Wajahnya yang ganteng namun dingin itu sesuai dengan deskripsi Jiang Zhi Shu versi komik. Jiro Wang yang berperan sebagai Ah Jin juga bermain dengan baik, walopun sejujurnya saya gak suka sama Jiro Wang :hehe. Cast lain juga pas kok, pengecualian pada *** yang berperan sebagai Ah Cai (ayahnya Xiang Qin). Dalam komiknya, Ah Cai adalah seorang ayah yang ceroboh, slengean tapi sayang banget sama Xiang Qin. Sementara di drama, chemistry ayah dan anak antara *** dengan Ariel Lin kurang terlihat.

Dari segi alur cerita, memang sempat kerasa draggy di awal - awal episode. Bahkan saya pun sempat postpone nonton drama ini setelah episode 3 karena bosan dan beralih pada tontonan lain. Tapi lama kelamaan menarik juga melihat usaha Xiang Qin. Apalagi setelah konflik makin bertambah dan chemistry antara Ariel Lin dan Joe Cheng semakin bagus. Membuat penonton (saya dan teman - teman maksudnya Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket) penasaran untuk melihat endingnya.

So....menurut saya sih It Started With A Kiss worth to watch.

Quote of the movie :
Loving someone who doesn't love you back is much more painful and lonesome than not being able to find someone you love
-Yuan Xiang Qin-

They Kiss Again

TKA

They Kiss Again (TKA) memang sekuel dari It Started With A Kiss (ISWAK) yang ditayangkan 2 tahun setelahnya namun masih dengan cast yang sama. ISWAK dan TKA merupakan adaptasi dari manga (komik) Itazura Na Kiss karya Tada Kaoru. Manga ini juga pernah diadaptasi menjadi versi dorama (drama jepang) di negara aslinya. Comic Production yang membuat versi drama Taiwannya, memutuskan untuk mengikuti ceritanya persis manganya. Bahkan hingga endingnya pun sama (oke...saya gak akan spoiler bagaimana ending TKA disini. Itu adalah sesuatu yang harus anda nonton sendiri Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket).

They Kiss Again menceritakan tentang marriage life-nya Zhi Shu dan Xiang Qin. Gimana cara mereka mengatasi perbedaan - perbedaan ada, gimana Xiang Qin berusaha menghalau cewek - cewek lain yang masih aja mengejar Zhi Shu, gimana Xiang Qin berusaha mempertahankan percaya dirinya karena menurut anggapan orang - orang, Xiang Qin gak ada pantas - pantasnya untuk Zhi Shu. Ditambah dengan side story kisah cinta Ah Jin (yang akhirnya mendapatkan happy endingnya sendiri) dan Yu Shu, adik Zhi Shu yang punya sifat mirip dengan Zhi Shu dan ditaksir oleh cewek yang sifatnya mirip Xiang Qin Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket. Selain itu juga, menceritakan usaha Xiang Qin yang ingin jadi perawat agar selalu bisa membantu Zhi Shu. Bisa dibayangkan gimana hebohnya orang seperti Xiang Qin mau jadi perawat? (^o^)

Berbeda dengan ISWAK yang mempunyai benang merah dari episode pertama hingga akhir, TKA tampak seperti drama yang gak ada intinya. Gak ada benang merah penghubungnya! Jadi selesai 1 masalah, bakal timbul masalah berikutnya. Begitu terus sampai episode akhir. Akting para pemainnya pun (selain mereka yang sudah berperan di ISWAK) terasa kaku. Belum lagi alur ceritanya yang terkadang draggy karena kebanyakan dialog yang gak penting. Rasanya seperti nonton reality show tentang newlyweds dimana kemesraan antara 2 tokoh utamanya tampak real (namanya juga pengantin baru) sementara akting pemain lain kaku (kagok sama kamera ceritanya).Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

TAPI...

They Kiss Again punya nilai plus (dan ini benar - benar nilai plus yang gak bisa diremehkan) pada chemistry antara Ariel Lin dan Joe Cheng yang makin bagus aja. Bravo untuk Joe Cheng. Aktingnya meningkat pesat dibandingkan It started With A Kiss. Karakter Zhi shu itu kan dingin dan cuek serta gak suka mengutarakan perasaannya dengan kata - kata. Jadi rasa cintanya ke Xiang Qin tergambarkan lewat tatapan matanya saat memandang Xiang Qin, ekspresi wajah dan caranya tersenyum pada Xiang Qin, berbagai elusan maupun pelukannya bahkan saat dia memarahi Xiang Qin karena mengkhawatirkannya. Dan Joe Cheng sukses banget menunjukkannya. Kalo gak tau, saya bisa percaya klo mereka memang pasangan beneran di dunia nyata Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket.

Oh ya, ada 1 adegan yang paling berkesan untuk saya, yaitu saat Zhi Shu cemburu pada Qi Tai, teman kuliah Xiang Qin. Ternyata orang sejenius Zhi Shu pun gak tahu yang namanya cemburu itu kayak apa. So...tanpa sadar klo dia cemburu, dia malah marah - marah dan melampiaskan emosinya ke Xiang Qin membuat Xiang Qin bingung dan sedih karena gak tahu salahnya dimana (poor her) ;p. Ah Jin lah yang menyadarkan Zhi Shu akan kesalahannya. Dan untuk pertama kalinya, Zhi Shu terang - terangan mengakui perasaannya pada Xiang Qin di depan orang banyak (walopun masih dengan gaya cool-nya Zhi ShU) Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket.

Nilai plus lain adalah Joe Cheng yang tampak jauh lebih ganteng di sini dibandingkan waktu di It Started With A Kiss. Dia terlihat lebih dewasa dan serius dengan potongan rambut pendeknya. Syukur deh dia dapat hidayah juga untuk potong rambutnya.Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Hmm...jadi nilai plus nya They Kiss Again semua karena Joe Cheng dong?
Errr...iya sih. Kayaknya emang gitu Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kesimpulannya, menurut saya They Kiss Again adalah drama yang layak untuk ditonton (apalagi klo anda sudah menonton It Started With A Kiss) namun mengingat draggy-nya serta ketiadaan benang merahnya, maka gak perlu lah ditonton dengan sistem kebut semalam, cukup nonton 2-3 episode per hari. Karena klo anda maksa nonton ngebut, bisa - bisa anda bosan dan ketiduran (yah....seenggaknya itu yang terjadi pada saya Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket).

So...mempertimbangkan point - point di atas, 3 bintang layaklah untuk They Kiss Again Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Quote of the movie :
It didn't matter whether it was jealousy, pain or deep sadness, these kinds of confusing human emotion were something I have never experienced.
After meeting Xiang Qin, when she showed up in front of me, these hidden emotions I have had came out. I didn't know what to do and I was confused, anxious.
A guy like you has way too much passion & embarassing emotions. So you don't need Xiang Qin to distract you. The person who needs Xiang Qin is me. Only when Xiang Qin is by my side, can I be the real me.
-Jiang Zhi Shu-

Monday, April 21, 2008

X Men : Last Standing

Sebut gua norak, gak gaul, ketinggalan jaman atau apapun, faktanya gua baru nonton X Men : Last Standing hari ini, itu juga karena kebetulan ada di Star Movies. Dulu itu waktu masih tayang di bioskop, gua emang males nonton karena udah dapat spoiler tentang jalan cerita dan ending film ini. Saat itu gua memutuskan gak bakal buang duit untuk nonton film yang nantinya hanya gua cela abis - abisan.
Dan ternyata keputusan gua benar!!!

Gua paling gak suka kalo suatu film yang diadaptasi dari buku (ato komik) merombak jalan ceritanya habis - habisan. Dari awal aja gua udah rada gak setuju dengan X Men Movie sejak melihat Rogue jadi anak remaja. Ya ampun, Rogue itu mestinya seumuran ma Jean Grey, Cyclops dan Gambit (yang juga dihilangkan di film ini).
Point kedua Wolverine naksir Jean Grey dan tampaknya Jean Grey pun "membalas". What???!!! Semua juga tahu klo Jean Gey itu ya sama Cyclops. Gak rela gua klo alur ceritanya dirubah hanya karena di film ini diambil Wolverine sebagai tokoh utama dan untuk tokoh utama harus selalu ada romancenya (Oh NO!!! Worst reason ever!!). Jadi ingat, dulu tuh pasangan Cyclops - Jean Grey favorit gua. Gak kebayang aja apa jadinya anak mereka nanti ya secara bokap nyokapnya heroes. (Jaman itu kan masih tend heroes-human kayak Superman-Lois Lane ato Spiderman-Mary Jane. Belum ada "Heroes" yang ada pasangan DL-Nicki yang punya anak kayak Micah. Eh...kok jadi ngelantur ke sini?)

Setelah nonton X Men : Last Standing, gua bener - bener menyesal kenapa gua musti nonton film ini sih? Dari awal juga harusnya gak usah ditonton klo endingnya cuman kayak gini mah.

Tuesday, April 11, 2006

My Girl

My Girl


Image hosting by Photobucket

Cast :
Lee Da hae (Ju Yoo Rin)
Lee Dong Wook (Seol Gong Chan)
Lee Jun Gi (Seo Jung Woo)
Park Si yeon (Kim Sae Hyun)

Episode : 16

Story :
Isn't the zebra crossing in black & white stripes? Heard that if you stepped on the white stripes you will be blessed with good luck.-Ju Yoo Rin-

From the creators of hit comedy/drama Sassy Girl Chunhyang comes their latest work, My Girl. Lee Dong Wook stars as Gong Chan, the heir to a large company fortune owned by his ailing grandfather. Bedridden, he spends his days regretting his past decisions - in particular when he severed ties with his own daughter (Gong Chan's aunt) because she fell in love with a man deemed unsuitable. She gave birth to a baby girl, but then the daughter and her husband died in an earthquake - to this day, Gong Chan's grandfather has been trying to track his granddaughter down.

One day Gong Chan meets the young and energetic Yoo Rin (Lee Da Hae), who instantly reminds him of his aunt. This gives Gong Chan an idea to make his grandfather's dying wish come true - but begins a complex relationship between the young couple. My Girl also stars hot new actor Lee Joon Ki (The King And The Clown) as a playboy who falls hopelessly in love with Yoo Rin, and Park Si Yeon as a spoilt young tennis pro who sets her sights on Gong Chan - and will do anything to get him!
cre: Yes Asia

Comment :
I'm sorry I can't tell anyone about us right now. Even though things may get difficult, I'll never let you go. Ju Yoo Rin, just promise me that, too.-Seol Gong Chan-

Pertamanya sih gua gak ngarep apa-apa dengan serial ini. Awal nonton juga gua anggap nih serial lumayan doang.Lucu plus salut ngeliat usaha Yoo Rin ngumpulin duit demi ngelunasin hutang bokapnya (bisa gitu lho maling jeruk dari kebun orang Image hosting by Photobucket ). As the story continues, gua makin tertarik dengan nih serial. Konflik mulai muncul sewaktu mantan pacar Gong Chan, Kim Sae Hyun, kembali ke Korea dan berniat menjalin hubungan kembali dengan Gong Chan.
Apalagi...kebohongan - kebohongan yang diciptakan Yoo Rin makin hebat aja.Dia bisa lho makan cabe yang pedas banget tapi mukanya menampakkan ekspresi seolah cabe itu gak ada pedas - pedasnya.

Saat Gong Chan dan Yoo Rin mengakui perasaan masing - masing, sejak saat itu juga segalanya menjadi lebih rumit. Hidup menjadi seperti dalam snow globe milik Yoo Rin. Terlihat damai dan indah, tapi sebenarnya palsu. Sebab jika kaca pelindung dipecahkan, dunia itu akan hancur berantakan. Begitu juga dengan Gong Chan dan Yoo Rin. Seandainya kebohongan mereka diketahui, maka hubungan mereka juga pasti akan terkena pengaruh.

Lewat serial ini, ditunjukkan klo kebohongan sehebat apapun, suatu hari pasti ketahuan juga. Jadi sebaiknya menjalani hidup secara jujur. Tapi personally, Image hosting by Photobucket p[]menurut gua itu hal yang susah dan hampir gak mungkin. Sebab...pasti gak ada manusia yang gak pernah berbohong.Instead, dalam sehari minimal 1x kali kita berbohong, walo dengan alasan white lie sekalipun. Iya kan? Image hosting by Photobucket

Rate :
This is the last one Seol Gong Chan .Count the person in your heart to 5. If that person appears, you will fall for her.-Ju Yoo Rin-

Hem...gua gak terlalu bisa nentuin angkanya. Pokoknya drama ini masih di bawah All About Eve ato Chun Hyang lah.

When you go to a high place, it gets rid of your sadness. When something bad happens, don't you just want to leave everything and run away to a far away place? But because of the occasion, you can't go to a far away place; you can go to higher up!
-Ju Yoo Rin-

Thursday, October 20, 2005

1% Chance of Love



Image hosted by Photobucket.com

Cast:
Kim Jung Hwa, Kang Dong Won, Han Hye Jin, Lee Byung Ook, Kim Ji Woo, Kim Seung Min

Story :
Kim Dae Hyun (Kim Jung Hwa) is a young and sincere middle school teacher, who has little interest in money. She is also extremely warm-hearted and loves to help other people. When she helps carry an elderly man's belongings from the train to another location, the elderly man is extremely thankful.

This grandfather turns out to be the extremely rich owner of a group of companies. His grandson, Lee Jae In (Kang Dong Won) is a quick-tempered businessman who rivals his grandfather, but in an almost comical way.In an order to "tame" his favorite grandson, the grandfather agrees to give his entire fortune to the person who marries Kim Dae Hyun, therefore forcing Jae In to meet the girl whom his grandfather chose.
Although at first Dae Hyun and Jae In don't get along because of Jae In's extremely cute but bad temper, their arguments bring them closer together. Jae In starts to get jealous when Dae Hyun's fellow teacher starts liking her too.

On the other hand, Jae In's cousin, Min Tae Ha (Lee Byung Ook), who is eager get the entire fortune, goes after Dae Hyun. Later he falls in love with Dae Hyun's friend, Jung Hyun Jin (Han Hye Jin) instead. Hyun Jin is a doctor who was adopted by Dae Hyun's family after she escaped from her abusive father.
Through the clever conditions that his grandfather makes, Jae In starts a relationship he does not look forward too. However, what looked like a relationship that would 99% not work out, turns out to be the "perfect" match, the 1% chance.
cre : soompi.com

Image hosted by Photobucket.com

Comment:
Such a funny and interesting romantic comedy. Itu komentar soompi tentang drama ini dan gua setuju 100%. Drama ini bener-bener ringan dan bisa dibilang gak ada orang jahat disini. Ada sih yang reseh tapi jelas gak bisa dibandingin dengan tokoh antagonis yang umum ada di drama Korea.

Unsur kekeluargaan kental banget di drama ini. Keluarga Dae Hyun benar - benar gambaran keluarga harmonis yang ideal. Suatu gambaran keluarga yang sangat jarang ada di Korea, dan juga di Indonesia rasanya. Langka banget (ato mungkin malah gak ada) orang tua yang sebaik orang tua Dae Hyun. Buktinya mereka ikhlas mengadopsi dan kemudian membiayai hingga dewasa seorang anak yang sama sekali gak punya hubungan darah dengan mereka. Dan bukan cuma 1x mereka melakukan ini.
Trus gua juga suka dengan pasangan Kang Dong Won - Kim Jung Hwa. They look good together.

Sayangnya,gak ada yang sempurna di dunia ini. Kelemahan drama ini adalah teksnya yang ngaco banget dan menurut gua banyak adegan yang gak guna. Ato mungkin sebenarnya berguna tapi karena teksnya ngaco, membuat gua jadi bertanya: "Hah? Maksudnya apa sih tadi?" Teksnya ngaco banget di 4 cd pertama,1/2 beres untuk cd -cd selanjutnya,tapi baru 100% beres mulai cd 16. Tapi di luar itu, gua suka banget dengan unsur kekeluargaan yang ada di drama ini. Dan biar pun teksnya ngaco, gua udah nonton 2x lho. Image hosted by Photobucket.com

Rating :
Hem dilema.Image hosted by Photobucket.com Kalo mengingat alur crita yang ringan dan sweet nya adegan - adegan disini,gua pengen kasi nilai 8 bahkan 8,5. Tapi klo inget teksnya dan berbagai adegan gak guna, gua malah pengen kasi nilai 6 Image hosted by Photobucket.com. So mending nonton aja sendiri ya.

"We don't have to have blood relations in order to be brothers and sisters. Flesh and blood, those are just things that we're made of.In a real family, what matters is our hearts. We care, show concern and love. Anyone can be family too"
*Dae Hyun's Older Brother on 1% Chance of Love*

Wednesday, October 19, 2005

Son In Law (Mukodono)



Image hosted by Photobucket.com

cast : Tomoya Nagase, Yuko takeuchi

Family, Friendship, Faith. Those are 3 things that I Valued most. Itu juga makanya gua suka membaca buku atau menonton film yang temanya menyangkut salah satu ato semua di antara 3 itu. Dan gua juga paling lemah sama tema seperti itu. Coba aja urut film - film ato drama seri yang sukses bikin gua berurai air mata (doh...bahasa gak EYD amat ya). Yang pertama, film Indonesia jaman dulu yang judulnya "Ayah", trus drama jepang yang judulnya "Mukodono/Son In Law" dan terakhir film India berjudul "Baghban" (udah pernah direview di blog ini).

Sementara film yang sanggup membuat mata gua berkaca-kaca tuh Friends dan Lord Of The Ring (terharu sama persahabatan "the fellowship" itu) trus juga drama jepang Itoshi Kimie,lebih karena terharu liat persahabatan yang ada disitu. Entah kenapa klo temanya cinta mah kurang meresap buat gua. Emang ada beberapa yang bagus, bahkan touching tapi so far belum pernah ada yang bisa memeras air mata.
Berhubung Baghban udah pernah direview disini, dan Ayah kayaknya terlalu lampau untuk dibahas, jadi mending bahas Mukodono aja ya.

Story :
Dorama ini menceritakan soal Sakuraba Yuichiro yang adalah artis topjepang, pokoke dia tuh super idol yang digila-gilai banyak cewe, kalo didepan publik, dia bisa act so cool, gak banyak omong, pasang muka serius, jaim pokoknya, tapi begitu ketemu pacarnya, Sakura, yang adalah seorang gadis biasa, Yuichiro bisa langsung berubah 180 derajat gitu jadisuper manja, cacat dan gokil abis deh hahahaha (liat sendiri dehentar).Di awal cerita, Yuichiro dan Sakura memutuskan untuk married, tapi karena Yuichiro adalah super idol, dia kudu ngerahasiain perihal marriagenya itu dari publik, karena bisa ngerusak reputasi Yuichiro.. tahudonk..yang namanya fans cewe kalo idolnya married or ada pacarrr aja..pasti ngedumel and bisa ilfil ^^
Sejak married,Yuichiro pindah ke rumah keluarga Sakura (the Araifamily), pada awalnya anggota keluarga Sakura, dari Ayah sampai ponakan Sakura, semuanya bersikap sinis dan terkesan menolak kehadiran Yuichiro…tapi di sepanjang dorama ini, kita akan ngeliat gimana si Yuichiro menyentuh hati satu persatu anggota keluarga Arai yang punya beraneka ragam karakter itu, dan berjuang untuk diterima sebagai bagian dari keluarga Arai.Banyak banget adegan-adegan kocak sekaligus mengharukan, yang bakal bikin kita ikut terbawa emosinya hiks hiks.apalagi di dorama ini kita juga bisa ngerasa kesel sama yang namanya paparazzi!
cre : Cecilia on www.doramalover.com

Comment :
Image hosted by Photobucket.com Gua suka suka sukaaa deh sama dorama ini. Dua kali gua nonton (dengan jeda 3 tahun di antaranya),2 kali pula gua sukses dibikin Image hosted by Photobucket.com . Curiga ntar nonton yang ke-3 kalinya pun gua masih bisa menangis.Image hosted by Photobucket.com

Karakter Yuicihiro tuh kocak dan komikal banget. Di 1 sisi bisa cool berat tapi di sisi lain bisa jadi norak dan rusuh. Dan perubahan kepribadiannya tuh bisa cuma dalam hitungan detik. Di dorama ini banyak kekonyolan yang terjadi (biasanya sih disebabkan ke-dodol-an Yuichiro sendiri) dan juga suasana mengharukannya.

Trus suasana kekeluargaan di keluarga Arai terasa banget, persis seperti ucapan Yuichiro : "Kami menangis bersama, tertawa bersama bahkan juga bertengkar. Dalam keluarga itu, aku menemukan hal - hal yang selama ini kudambakan dari sebuah keluarga."

Trus lagu soundtracknya yang dinyanyikan sendiri oleh Tomoya Nagase juga bagus.Kalo ada complaint dari dorama ini tuh teks-nya. Udah teks Malay, di beberapa CD pula munculnya. Ngasal pula tulis nama orang.So kalo untuk mengetahui nama - nama tokohnya, mending dengar pengucapannya aja.

Rating : 8,5-9/10

"Sakura, please give me another chance. Marry me once again. Let's build the happiest family in the wold"
*Sakuraba Yuichiro*

Tuesday, October 18, 2005

Miss Modern

Miss Modern aka Haikara san Ga Tooru

Image hosted by Photobucket.com

Film ini diangkat dari komik terkenal Miss Modern yang juga pernah diterbitkan Elex sekitar tahun 90-91 dulu. Menceritakan tentang Hanamura Benio, seorang gadis remaja yang hidup pada jaman Taishoo. Berbeda dengan gadis - gadis pada jaman itu yang feminin, Benio adalah seorang tomboy yang sangat mendukung emansipasi. Dia juga menolak dijodohkan dengan Ijuuin Shinobu. Witing tresno jalaran saka kulina, kata orang Jawa. Kebersamaan Benio dan Shinobu menimbulkan cinta di antara keduanya. Sayangnya saat itu, Shinobu ditugaskan ke medan perang di Siberia dan dikabarkan gugur disana. Benio yang tak percaya terus menanti kepulangan Shinobu di rumah keluarga Ijuuin. Tiga tahun berlalu, dan tak pernah ada kabar tentang Shinobu. Di saat itu, bos Benio, Aoe Tosei menyatakan perasaan cintanya pada Benio. Akankah Benio berpaling pada Tosei? Dan Shinobu, benarkah dia masih hidup seperti yang diyakini Benio? Ataukah dia memang sudah gugur di Siberia?

Comment:
Aduh susah deh buat gua untuk komen secara objektif tentang movie ini coz gua udah baca komiknya. Dan jelaslah, komik pasti lebih bagus dari pada movienya. Dari 7 buku dipangkas jadi film 2 jam gitu lho!Image hosted by Photobucket.comDi komik ada tokoh Ranmaru, di versi movie gak ada. Di movie juga gak dibahas hubungan Tamaki dan Onijima, cuma dikasi hint aja. Yang paling gua sayangkan yaitu diubahnya adegan pengungkapan perasaan Shinobu ke Benio. Kalo di komik, diungkapkannya pas mereka di atas pohon yang mana membuat Benio hampir jatuh. Sementara di movie cuma gitu aja.Sayang sih,banyak adegan bagus di komik yang gak ada di versi filmnya.

Mengenai cast, menurut gua Benio diperankan dengan pas oleh Minamino Yoko. Hiroshi Abe yang jadi Ijuuin shinobu juga cocok. Hehehe...padahal tadinya gua meragukan Hiroshi jadi Shinobu (bye the way, untuk yang gak mudeng, Hiroshi Abe tuh yang jadi kapten di Takeshi Castle). Hiroshi = Shinobu? Kok gak cocok ya? Si Hiroshi kurang cakep untuk jadi Letnan Dua rasanya.Tapi ternyata gua salah deng. Hiroshi Abe pas jadi Shinobu. Malah gua gak bisa membayangkan aktor Jepang lain yang cocok.Image hosted by Photobucket.com
Overall, film ini sih lumayan menghibur dan adegan - adegan penting yang ada di komik untungnya ada semua di film ini. Temen gua yang gak baca komiknya menganggap film ini bagus kok. Dan kalo loe fans komik Miss Modern, nih film wajib ditonton.Sayangnya, film ini belum (dan semoga gak pernah) ada di Glodok ato Mangga Dua. Coz film ini diimport dan di-subs bareng oleh member doramalover.com. Buat yang tertarik mendapatkannya, cek aja ke www.doramalover.com

Rating :
Ehm....gak gampang ngasinya. 7,85 aja ya

"This is the time when a woman could choose whom she want to be married with"
*Hanamura Benio*